BALIKPAPAN- Managemen Hotel Santika Balikpapan mengaku mengalami kerugian sekira Rp1,5 miliar akibat berhenti operasi selama 18 hari ditambah masa ujicoba selama sepekan.
Hotel yang berada dikawasan bandara Sepinggan, Balikpapan ini menutup kegiatanya akibat kebakaran yang melanda sistem penel listrik pada awal Desember lalu.
General Manager Hotel Santika Balikpapan Yuli Priyono mengatakan, pada hari ini hotel resmi kembali dibuka. "Kita lakukan tahap ujicoba operasional sudah dilakukan sejak Rabu, 19 Desember lalu. Karena sudah tidak ada kendala lagi, maka mulai Senin ini operasional hotel secara resmi dibuka normal kembali bahkan sudah ada tamu yang menginap," katanya di Hotel Santika, Balikpapan, Selasa (24/12/2012).
Dia menjelaskan perbaikan pada panel listrik memerlukan waktu yang cukup lama karena harus merangkai kembali panel distribusi listrik yang rusak terbakar termasuk mengganti peralatan yang terbakar karena sudah tidak bisa dipergunakan kembali. "Perkiraan sekira Rp1,5 miliar kerugian yang kita alami," sebutnya.
Untuk Natal dan tahun baru, dia belum bisa memperkirakan tingkat okupansi tamu yang menginap karena hotel baru saja beroperasi. Seperti diketahui, Hotel Santika mengalami musibah kebakaran pada panel listriknya. Kebakaran terjadi pada Sabtu, 1 Desember lalu pukul 13.00 Wita dengan proses pemadaman berlangsung sekitar 20 menit. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun sebanyak 35 tamu hotel harus dipindahkan ke hotel lain karena aliran listrik terputus.
(Nur Januarita Benu)