BOGOR - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono belum menentukan besaran tarif jalan tol Cikampek-Palimanan (Cikapali) meskipun pembangunannya sudah hampir selesai atau 99 persen. Namun, jalan tol terpanjang yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini akan memiliki tarif di kisaran Rp750 per kilometer (km).
"Kalau sesuai BPJT-nya itu rata-rata Rp750 per kilometer (km). Karena di dalam pembangunan ada yang nembus bukit batu itu, itu ada additional cost, itu kan di-convert ke tarif," jelas Basuki di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/6/2015).
Berdasarkan penghitungan Okezone, jalan tol yang diklaim terpanjang di Indonesia memiliki total panjang 116 km. Dengan panjang tol Cikapali sebesar 116 km, maka tarif tol yang akan dikenakan sekira Rp87 ribu mulai dari Cikampek hingga pintu tol Palimanan.
Menurutnya, ada beberapa indikator penghitungan besaran tarif jalan tol Cikapali yang akan segera ganti nama menjadi Cikopo-Palimanan (Cipali), salah satunya tender.
"Pada saat ngebit itu dulu, pada saat tender, itu yang dilihat kan tarif lebih murah, konsesi lebih pendek, itu dia yang menang," jelasnya.
Nantinya pun penghitungan besaran tarif jalan tol Cikapali pun akan berubah dengan melihat beberapa pertimbangan dalam pengerjaannya. Namun, tarif jalan tol ini dipastikan akan terjangkau untuk masyarakat.
"Rp750 per kilometer, itu kan BPJT nya belum diitung additional cost-nya. Apakah ditambah di tarif atau diperpanjang konsesinya. Kita harus diskusi dulu dengan BPJT, lagi dihitung, mana yang lebih membantu dan tidak terlalu memberatkan," terang Basuki.
Untuk peresmian sendiri, lanjut Basuki menyatakan, pihaknya sudah mengirim surat kepada Presiden Jokowi untuk meresmikan pada 15 Juni 2015.
"Saya sudah kirm surat ke beliau, rencana 15 Juni ini. Sebelum itu pasti nanti tarif sudah kita tetapkan. Nanti pada saat resmikan beliau mestinya kita sudah tetapkan," tegasnya.
Secara umum, jalan tol Cikapali sudah rampung dan hanya penambahan rambu-rambu jalan. "Sudah selesai, tinggal sekarang asesorisnya, rambu-rambu, rest area. Kalau infrastruktur jalannya insya Allah sudah," tukasnya.
(Widi Agustian)