Di kediamannya, Jalan Cempaka Putih Tengah 17 Nomor 55, Jakarta Pusat, tampak para tamu baik dari rekan kerja maupun sanak keluarga mengunjungi rumah almarhum untuk melayat. Tidak hanya di dalam rumah, pelayat pun menunggu jenazah datang di luar rumah.
Pantauan Okezone, kurang lebih sekira 100 karangan bunga memenuhi depan rumah hingga berderet ke sepanjang kompleks. Karangan bunga tersebut terdiri dari pihak PT Pertamina (Persero) hingga dari perusahaan lain.
Tampak hadir jajaran direksi yang baru hadir yaitu VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro.
Sekadar informasi, Direktur Utama Pertamina kesembilan ini meninggal di usianya yang ke-61 dan meninggalkan tiga anaknya, Batara Indra, Annisa Purnama dan Auliana Purnama. Alumnus sarjana teknik elektro Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan Magister Manajemen ITB ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Indosat demi tugas menakhodai perusahaan migas negara.
Pria kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan 26 Juli 1954 ini dilantik menjabat Direktur Utama PT Pertamina, Rabu 11 Agustus 2004, bersama dengan Wakil Dirut Mustiko Saleh, Direktur Hulu Hari Kustoro, Direktur Pengolahan Suroso Atmomartoyo, Direktur Pemasaran dan Niaga Arie Soemarno, Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) Suprijanto.
(Martin Bagya Kertiyasa)