Peringkat Bank Muamalat Diturunkan!

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis
Senin 28 September 2015 17:38 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

Tantangan lainnya adalah tekanan pada tingkat profitabilitas bank, yang juga dipengaruhi oleh pembentukan beban pencadangan yang lebih tinggi. Manajemen BBMI telah menangani situasi ini dengan memperkuat kebijakan manajemen risiko dan membentuk divisi pemulihan aset untuk fokus pada proses restrukturisasi dan pemulihan pembiayaan bermasalah. Pefindo tidak mengharapkan NPF BBMI akan membaik secara signifikan karena upaya bank akan dihadapkan pada kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan saat ini.

Pefindo dapat merevisi prospek kembali menjadi “stabil” jika BBMI mampu memperbaiki profil risiko keuangan dengan memperbaiki indikator kualitas aset secara berkesinambungan, didukung dengan peningkatkan profil keuangan secara keseluruhan. Di sisi lain, peringkat dapat diturunkan jika bank tidak dapat melakukan perbaikan yang berarti pada profil kualitas asetnya, sehingga memperlemah posisi risiko keuangan BBMI.

Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari pemegang saham mayoritas dan posisi bisnis bank yang kuat dalam perbankan syariah. Akan tetapi, peringkat tersebut dibatasi oleh profil kualitas aset yang lemah dan tingkat profitabilitas yang di bawah rata-rata.

BBMI adalah bank syariah terbesar kedua di Indonesia, dengan sekitar empat juta nasabah pendanaan dan pembiayaan. BBMI dimiliki oleh Islamic Development Bank atau IDB (32,7 persen, peringkat AAA/stabil dari S&P), Boubyan Bank, Kuwait (22 persen), Atwill Holdings Limited, Saudi Arabia (17,9 persen), National Bank of Kuwait (8,5 persen, peringkat A+/stabil dari S&P), dan beberapa badan usaha dan individu lainnya. Boubyan Bank dimiliki oleh National Bank of Kuwait.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya