PATI - Menghias gereja dengan pernak-pernik Natal, menjadi hal wajib yang dilakukan menjelang perayaan hari raya Natal, 25 Desember. Tak terkecuali di Pati, Jawa Tengah. Namun, ada yang menarik dengan hiasan pohon Natal di salah satu gereja di Pati. Jika biasanya pohon Natal terbuat dari pohon cemara, pohon Natal yang satu ini terbuat dari daun kelapa kering, atau biasa disebut blarak bagi masyarakat Jawa.
Setiap Natal tiba, maka identik dengan pohon cemara yang dihias sebagai pohon Natal. Namun bagi Gereja Jemaat Kristen Indonesia (GJKI) Pati, pohon Natal yang dibuatnya bukan menggunakan pohon cemara. Melainkan dengan yang lebih sederhana, namun unik, yakni terbuat dari daun kelapa atau dalam bahasa Jawa disebut blarak dan janur. Daun kelapa atau blarak itu dianyam, dan dipasang melingkar hingga membentuk kerucut setinggi tujuh meter dan berdiameter dua meter, seperti pohon cemara. Meski sederhana, namun pohon Natal ini cukup unik dan indah, ketika dipadukan dengan hiasan natal lain, seperti lonceng dan lampu warna-warni.
Kepala seksi dekorasi Natal GJKI Pati, Ilyas Tribagyo menuturkan, pohon Natal ini akan digunakan untuk perayaan hari raya Natal yang kurang lebih tinggal sepekan lagi. Tak sekadar sensasi, pohon Natal yang dibuat dari blarak tersebut menyesuaikan dengan tema Natal yang diusung gereja, yakni ‘Menyambut Mempelai’. Menurutnya, saat ini umat Kristen tengah menantikan Tuhan untuk datang ke bumi yang kedua kalinya setelah Yesus Kristus. Filosofi dari keyakinan tersebut dibuat semacam tema samaran bertajuk ‘Menyambut Mempelai’. Sementara itu, tema mempelai dalam tradisi Jawa selalu identik dengan daun kelapa, sebagai simbol ada keselamatan dalam pernikahan.
Selain dibuat dari bahan dasar janur, pohon Natal tersebut juga dilengkapi dengan lampu warna-warni, lonceng, bunga-bunga pada bagian bawah pohon dan pernak-pernik lainnya. Pohon Natal ini merupakan perpaduan dari tradisi Natal dengan adat Jawa.
Apakah Anda sudah memiliki pohon Natal sebagai hiasan Natal Anda? Jika belum, barang-barang yang tak terpakai di rumah, mungkin dapat dimanfaatkan untuk menjadi pohon Natal, atau hiasan Natal lainnya.
(Rizkie Fauzian)