JAKARTA - Sebelum resmi menempati hunian berkonsep minimalis yang khusus dirancang oleh almarhumah istri tercinta semasa hidupnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli mengaku berpikir dua kali untuk pindah dari rumah lama ke rumah baru.
Adapun alasannya, Rizal mengaku lebih senang tinggal di rumah yang mempunyai suasana perkampungan, seperti rumah yang dihuni dirinya bersama istri dan ketiga anaknya, terletak di Kompleks Polri, Ampera, Jakarta Selatan. Rumah tersebut ketika itu dibelinya bukan sebagai rumah baru, melainkan rumah bekas yang tentu saja sebelum ditempati dia dan keluarga, terlebih dahulu dilakukan renovasi.
"Saya sempat ogah-ogahan (pindah) karena saya menikmati suasana kampung juga 'kan," ungkapnya ketika berbincang dengan Okezone saat ditemui di rumahnya, belum lama ini.
Namun sang istri, Herawati Moelyono berkeinginan lain. Hera atau yang lebih dikenal Hera Ramli ini merupakan seorang arsitektur. Semasa hidupnya, telah banyak bekerja merancang bangunan untuk orang lain, namun belum pernah sekalipun merancang suatu rumah untuk keluarganya. Oleh sebab itu, Hera yang merupakan arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Harvard School of Design ini ingin membangun sebuah rumah khusus bagi Rizal Ramli, yang sesuai dengan kepribadian sang suami.
"Dari dulu dia selalu bilang 'Mas, pindah yuk, aku bikinin rumah ya,' Karena dia bikin rumah banyak banget. Desain buat orang tapi belum pernah bikinin khusus buat saya, yang sesuai dengan karakter kita," jelas pria lulusan ITB dan Universitas Boston ini.
Karena permintaan sang istri, pada akhirnya pun Rizal menyetujuinya. Singkat serita, Hera mulai merancang dan dibangun lah suatu rumah mengusung konsep minimalis. Rumah itu di atas lahan kosong sekira 1.000 meter persegi (m2) terletak di kawasan Bangka, Jakarta Selatan.
"Akhirnya saya setuju, dibangun dari nol di Jalan Bangka. Sesuai dengan karakter saya," ujarnya.
Yang dimaksud sesuai karakter Rizal adalah rumah yang berkonsep hunian minimalis dengan atap yang tinggi, sehingga akan memberikan kesan luas dari dalam maupun luar rumah. Dengan demikian Rizal akan mendapatkan sirkulasi udara serta pencahayaan yang baik.
Selain itu, sang istri juga membuatkan furniture dengan desain yang khusus, yakni memiliki banyak rak. “Saya itu kan suka menulis dan membaca buku. Banyak kertas dan buku-buku. Agar terlihat rapi maka saya dibuatkan furniture dengan desain khusus yang bisa mengakomodir buku dan kertas-kertas tersebut. Kalau enggak 'kan berantakan. Jadi rumah tetap rapi,” pungkasnya.
(dhe)
(Rizkie Fauzian)