JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani membongkar pengalamannya yang pernah ditawari suap oleh seorang Gubernur. Kala itu Sri Mulyani ditawari amplop berisi uang dolar AS.
Dia mengungkapkan, oknum Gubernur tersebut memintanya agar segera mencairkan Dana Bagi Hasil (DBH) daerahnya. Padahal menurut Sri Mulyani, sudah ada hitungan DBH bagi setiap daerah yang berdasarkan pada Undang-Undang.
Namun saat itu, kondisi keuangan negara dalam keadaan kurang baik karena memiliki utang. Di sisi lain, harga minyak dunia sedang tinggi. Hal ini membuat Kemenkeu harus menunda pencairan DBH tersebut.
Baca Selengkapnya: Sri Mulyani Pernah Ditawari 'Amplop' oleh Gubernur
(dng)
(Rani Hardjanti)