JAKARTA - Wisma Nusantara terletak di Jalan MH Thamrin, Jakarta adalah gedung tertinggi pertama di Indonesia sekaligus mencatatkan dirinya sebagai gedung pencakar langit pertama di Asia Tenggara, kala itu.
Gedung yang berfungsi sebagai area perkantoran itu dibangun pada tahun 1964. Perkantoran yang memiliki ketinggian mencapai 100 meter itu tak lepas dari peran Almarhum Profesor Doktor Insinyur H. Wiratman Wangsadinata.
Pada tahun 1970, PT Wiratman yang dipimpinnya ditunjuk sebagai pengawas proyek pembangunan Wisma Nusantara. Ada hal menarik mengenai keterlibatannya dalam pembuatan gedung pencakar langit pertama di Asia Tenggara.
"Karyanya (Almarhum Wiratman) banyak sekali di bidang konstruksi. Ada jembatan, gedung tinggi di Jakarta, salah satu gedung tinggi itu bernama Wisma Nusantara," kata Guru Besar Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung Bambang Budiono kepada Okezone.
Pria yang juga merupakan mantan mahasiswa sang Almarhum menuturkan bahwa dalam pembangunan gedung tersebut memperoleh sumbangan berupa material konstruksi dari Jepang.
"Itu terbuat dari struktur baja sumbangan dari Jepang. Di mana struktur itu dulu merupakan yang paling tinggi. Tingginya sampai 42 lantai itu tertinggi di Jakarta," jelasnya.
Menurutnya, salah satu alasan mengapa Jepang memberikan sumbangan struktur baja tersebut adalah untuk uji coba. Pasalnya, saat itu Jepang belum cukup yakin membangun gedung dengan struktur baja setinggi itu.