Petani Masih Miskin! Rata-Rata Pendapatannya Rp1 Juta/Bulan

Dedy Afrianto, Jurnalis
Kamis 04 Mei 2017 12:51 WIB
Acara Indef (Foto: Dedy Afrianto/Okezone)
Share :

JAKARTA - Para petani di Indonesia hingga saat ini masih belum mencapai kata sejahtera. Minimnya jumlah lahan yang dimiliki turut menjadi salah satu penyebab dari rendahnya tingkat kesejahteraan para petani.

Peneliti Institut Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (Indef) Imaduddin Abdullah mengatakan, berdasarkan sensus terakhir pada 2017, rata-rata pendapatan petani di Indonesia hanya mencapai Rp12,4 juta hektare per tahun. Secara rata-rata, jumlah pendapatan per bulan hanya mencapai Rp1 juta.

"Rata-rata pendapatan lahan hanya Rp1 juta per bulan. Rata-rata hidup di garis kemiskinan," ungkapnya di Kantor Indef, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Untuk itu, tak jarang para petani harus mencari sumber penghasilan tambahan. Pekerjaan lainnya pun menjadi sasaran. Salah satunya adalah dengan menjadi buruh bangunan.

Akibatnya, hingga saat ini jumlah para petani di Indonesia mengalami penurunan. Pertanian pun tidak lagi menjadi salah satu sektor yang menarik bagi angkatan kerja di perdesaan.

"Dampaknya jumlah petani alami penurunan. Dalam teori dianggap wajar karena pindah ke sektor jasa. Tapi mereka pindah ke kota dengan skill yang rendah," ungkapnya.

Untuk itu, program reforma agraria memang harus menjadi perhatian utama bagi pemerintah. Reforma aset dan reforma akses juga harus turut diperhatikan pada penerapan di berbagai daerah.

"Melalui contract farming, petani bisa mendapatkan akses kepada faktor produksi dan juga mendapatkan kepastian bahwa produknya akan dibeli," tutupnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya