"Itu ada potensi hidropower 7.700 megawatt. Nanti kita tawarkan 3 tahap atau 4 tahap," ujar Menko.
Melalui pembangunan PLTA itu diharapkan harga listrik di Kaltara lebih terjangkau yaitu Rp2 per kWh sehingga dapat dibangun fasilitas pengolahan hasil tambang atau "smelter" untuk meningkatkan nilai tambah barang tambang Indonesia.
Selain Luhut, sejumlah pejabat negara turut mendampingi Presiden, antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.
Presiden Jokowi telah bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma pada pukul 12.00 WIB menuju Beijing, menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia Satu dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Capital, Beijing pada pukul 19.40 waktu setempat.
(Rani Hardjanti)