JAKARTA - Aksi ambil untung membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 59 poin atau 1,03% ke 5.765. IHSG ditutup dengan 121 saham menguat, 214 saham melemah, dan 121 saham stagnan.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, volume perdagangan mengalami penurunan menjadi 13,08 miliar dari sebelummya 13,13 miliar. Sementara transaksi perdagangan juga mengalami penurunan menjadi Rp7,52 triliun dari sebelumnya Rp7,54 triliun.
Tercatat, investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp438,4 miliar. Dengan demikian, maka total aksi beli asing pada 2017 ini semakin berkurang menjadi Rp8,53 triliun.
Hari ini, saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) menjadi saham yang paling banyak ditransaksikan dengan frekuesnsi sebesar 16.854 kali atau sebesar 6,3%, sekaligus menjadi saham yang mimpin top losers dengan penurunan Rp400 atau sekira 24,9%. Saham AISA ini pun langsung terkena auto reject.
Adapun jika melihat volume perdagangan, maka saham PT Bakrie and Brother Tbk (BNBR) sebesar 556 juta lembar saham atau sekira 8%, sedangkan dari sisi transaksi saham PT Astra International Tbk (ASII) memimpin dengan total transaksi sebesar Rp409 miliar atau 8,3%.
Sekadar informasi, indeks LQ45 turun 13,4 poin atau 1,38% ke 962, Jakarta Islamic Index (JII) turun 10 poin atau 1,37% ke 739, indeks IDX30 turun 7,5 poin atau 1,42% ke 526 dan indeks MNC36 turun 4,28 poin atau 1,27% ke 332.
Sektor aneka industri tercatat turun paling tajam sebesar 3,4%, sementara sektor konsumsi, manufaktur, infrastruktur dan keuangan melemah hingga 1%. Hanya sektor perkebunan dan perdagangan yang masih mencatatkan penguatan.
(Martin Bagya Kertiyasa)