BANDARLAMPUNG - Produksi kopi robusta secara nasional 70% berasal dari Lampung dan beberapa daerah lainnya di kawasan Sumatera bagian selatan seperti, Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan.
"Total produksi kopi robusta secara nasional sebesar 650 ribu ton dan 70% nya berasal dari Lampung dan wilayah Sumbagsel," kata Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), Irfan Anwar, di Lampung, Bandarlampung, Selasa (29/8/2017).
Dia menyebutkan, dari total produksi 650 ribu ton sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan sisanya untuk ekspor. Menurutnya, ekspor biji kopi robusta secara nasional sebanyak 350 hingga 400 ribu ton, dari total ekspor itu Lampung menyumbang sekitar 170 ribu ton biji kopi robusta untuk di ekspor.
Baca Juga: Indonesia Juara 2 Produsen Kopi Robusta!
Produksi kopi yang cukup besar itu, membuat Lampung menjadi daerah yang sangat strategis, dan dahulu pada sekitar tahun 1980-an negara lain banyak belajar di Provinsi Lampung mengenai budi daya kopi robusta.
Irfan menjelaskan, Provinsi Lampung ada sekitar 163 ribu hektare lahan perkebunan kopi dengan 230 ribu kepala keluarga yang hidup dalam perkopian, sehingga membuat Lampung menjadi barometer yang sangat strategis untuk perkopian di Indonesia.
Baca Juga: Perkenalkan Kopi Indonesia, Jokowi Bakal Perbanyak Training Barista!
Menurutnya, Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-4 pengekspor kopi dunia di bawah Brazil, Vietnam dan Kolombia, hal itu lebih disebabkan masih kurangnya pelatihan intensif kepada para petani, belum adanya intensifikasi lahan yang baru dan para key player belum banyak membantu para petani. "Sebelumnya Indonesia peringkat tiga dunia," katanya.
(Martin Bagya Kertiyasa)