Temui Menteri Jonan, Masyarakat Papua Minta Jatah di Saham Freeport

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis
Senin 04 September 2017 19:19 WIB
Share :

JAKARTA - Masyarakat Adat Papua mengapresiasi kinerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam melakukan perundingan dengan PT Freeport Indonesia (PTFI). Termasuk dalam melibatkan perwakilan masyarakat adat Timika dalam perundingan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) Odizeus Beanal usai bertemu dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (4/9/2017).

"Kami tadi bertemu Pak Menteri untuk mengucapkan terima kasih, sangat luar biasa perundingannya, tinggal mencapai kesepakatan bahwa perusahaan akan divestasi 51%, itu sangat luar biasa. Kami merasa bahwa Menteri ESDM dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah berjuang demi kedaulatan bangsa," ungkap Odizeus yang dikutip melalui keterangan tertulis KESDM, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Masyarakat Adat Papua juga meminta agar ke depan masyarakat adat dapat selalu dilibatkan dalam perundingan bersama Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, lembaga adat terkait, dan pemilik hak ulayat. Serta dapat memperoleh hak atas kepemilikan tanah.

"Kami harap ke depan untuk perundingan detail bagiannya itu kami ikut terlibat dan diberikan kesepakatan yang baik untuk masyarakat setempat. Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan. Harapan kami ke depan, kesepakatan itu juga bisa didapat oleh pemilik ulayat (kewenangan) dan juga masyarakat Papua dan Indonesia," lanjutnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya