Presiden mengatakan Indonesia paling awal membangun tol untuk negara Asia, dimana Tol Jagorawi yang telah ditiru banyak negara.
"Dulu saat jalan tol Jagorawi kita punyai sekitar tahun 77. Semua orang datang melihat tol Jagorawi, kita. lihat meniru manajemennya, meniru konstruksinya, semuanya niru. Negara-negara di sekitar kita, tapi mereka sudah punya beribu kilometer kita masih 780 kilometer," kata Presiden.
Baca juga: Begini "Panjangnya" Jalan Tol Jakarta-Surabaya, Masih Kurang 377 Km Lagi!
Jokowi mengakui bahwa lambatnya pembangunan tol ini karena masalah pembebasan lahan.
"Sekarang kunci itu sudah kita lihat. Kuncinya sudah ketemu. Kalau konstruksi ternyata kita ngga kalah asal tanahnya udah bebas," katanya.
Baca juga: Tol Bawen-Salatiga Beroperasi, Menteri PU: Selanjutnya Salatiga-Solo!