Menhub: Pembangunan Bandara Baru Bali Masih dalam Kajian

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis
Senin 05 Maret 2018 18:59 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

BEKASI - Keinginan Pemerintah untuk membangun Bandara baru di Bali tidak akan terealisasi dalam waktu dekat. Pasalnya rencana pembangunan bandara baru di Kabupaten Buleleng oleh PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) belum ada penetapan lokasi dari Kementerian Perhubungan.

Baca Juga: Pusat Kendali Operasi Bandara Sepinggan Akhirnya Beroperasi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, bandara ini masih dalam pembahasan dan perlu di kaji lagi. Masih akan menunggu keputusan dan masukan dari pihak terkait.

"Ada masukan dari world bank, ada masukan Sarana Multi Infrastruktur. Kami kaji lagi. Belum final tapi beberapa pihak menyarankan satu konsentrasi di Bali Selatan. Belum final," ungkap Menhub di Pintu Tol Bekasi Barat, Senin (5/3/2018).

Baca Juga: Menko Luhut hingga Sri Mulyani Kaget Dengar Biaya Bangun Bandara Banyuwangi

Namun, dia menekankan pembangunan belum pasti tidak jadi. Pasalnya masih terus di bahas dan dikaji oleh pihaknya. Untuk fokus di Bali Selatan sendiri, dia enggan menjelaskan lebih detail.

"Nanti kalau selesai saya sampaikan apa alasannya. Tapi ada alasan tertentu agar satu bandara, satu kawasan itu ada hub nya ada sub, hub nya itu ya," jelas dia.

Baca Juga: Menhub: Sudah Hampir 6 Tahun Airport Tax Tak Naik

Menurutnya, kajian harus dilakukan mengenai dampak bagi lingkungan sehingga harus dilihat di mana lokasi yang tepat untuk melakukan pembangunan.

"Jadi itu juga kalau nanti, contohnya kalau spreading pembangunannya, nanti kerusakan lingkungannya juga spreading. Tapi itu masih awal lah kita harus mengkaji kalau membuat itu bukan ekonominya saja kan. Kita juga mengkaji faktor-faktor sosial atau faktor ekologi lingkungan," tukas Menhub.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya