Hari Darmawan Meninggal Dunia, Ini Kilas Balik Matahari Departement Store

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis
Sabtu 10 Maret 2018 12:09 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Bos Matahari Departemen Store Hari Darmawan, pada hari ini, Sabtu (10/3/2018) meninggal dunia. Hari dikabarkan tewas karena kecelakaan yang terjadi di Taman Wisata Matahari, Cisarua, miliknya sendiri.

Seperti diktahui, Hari Darmawan mendirikan Matahari Departemen Store sejak 24 Oktober 1958 dengan membuka gerai pertamanya berupa toko fashion anak-anak di daerah Pasar Baru, Jakarta. Sejak awal pembukaan tokonya, Matahari terus mengalami peningkatan sehingga saat ini sangat dikenal dan menjadi pilihan masyarakat untuk berbelanja.

Lalu bagaimana sejarahnya sehingga Matahari bisa sebesar ini? Berikut informasi yang berhasil Okezone kumpulkan:

Baca Juga: Bos Matahari Meninggal Dunia, Begini Gurita Bisnis yang Dibangunnya

Tahun 1958, gerai pertama dibuka pada 24 Oktober dan dikelola oleh Bapak Hari Darmawan. Gerai ini menempati gedung dua lantai seluas 150 meter persegi di Pasar Baru, Jakarta. Lalu, pada 1972 Matahari menjadi pelopor konsep department store modern di Indonesia. Pada 1980, Matahari membuka gerai pertama di luar Jakarta, yaitu di Bogor, selanjutnya 1986 Pendirian PT Matahari Putra Prima Tbk (MPP).

Kemudian, pada 1992, Matahari Putra Prima (MPPA) melakukan penawaran umum perdana di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya yang menjadikannya sebagai perusahaan publik. Lalu pada 1997 Multipolar menjadi pemegang saham mayoritas MPP dan pada tahun 2000

meluncurkan program Matahari Club Card (MCC), yang kini menjadi program customer loyalty terbesar di Indonesia.

Selanjutnya, seiring berjalan waktu Matahari semakin mencapai puncak kejayaan, sehingga pada tahun 2008 membuka 6 department store baru dan 3 gerai di antaranya berkonsep New Generation yang menunjukkan desain department store modern terbaik. Lalu pada 2009 PT Pacific Utama Tbk, yang merupakan perusahaan afiliasi MPP, mengakuisisi Divisi Matahari Department Store, yang membuat Matahari menjadi perusahaan publik yang tersendiri, dan kemudian berganti nama menjadi PT Matahari Department Store Tbk (Matahari).

Baca Juga: Bos Matahari Mall Meninggal Dunia, Bagaimana Kelanjutan Bisnisnya?

Pada 2010, Matahari akhirnya diakuisisi oleh PT Meadow Indonesia (MI), anak perusahaan Asia Color Company Limited (ACC). MI dan ACC secara tidak langsung di miliki secara mayoritas oleh CVC Asia Fund III dan setelah diakusisi, maka pada 2010, MI dan Matahari bergabung menjadi satu, di mana Matahari menjadi surviving entity. Serta pada tahun 2013, Matahari kembali mencetak rekor tahunan penjualan dan pembukaan gerai - gerai baru. Penawaran saham oleh ACC dan PT Multipolar Tbk menghasilkan peningkatan kepemilikan saham publik dari 1,85% menjadi 47,35%.

Lalu pada 2015 Matahari terus memperkuat kehadirannya di Indonesia dengan membuka 11 gerai baru. Matahari juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan MatahariMall untuk menjual produk exclusive brand Matahari melalui e-commerce secara eksklusif. Matahari melakukan pembelian opsi saham PT Global Ecommerce Indonesia (GEI), induk perusahaan dari MatahariMall. ACC kembali melakukan penjualan saham atas Matahari sehingga kepemilikan saham publik kembali meningkat menjadi 79,52%

Selanjutnya di 2016 Matahari terus berinovasi dan menjadi department store pilihan di Indonesia dengan dividen tunai yang dibagikan oleh Matahari naik menjadi Rp1,25 triliun atau naik dari 60% menjadi 70% dari laba bersih.

Kepemilikan saham publik meningkat menjadi 82,52%. Lalu Matahari bekerja sama dengan BCA meluncurkan kartu kredit BCA - Matahari Aplikasi mobile MatahariApps #StylishYou secara resmi dikenalkan kepada publik Matahari meluncurkan MatahariStore.com sebagai versi digital dari Matahari Department Store untuk menjangkau pangsa pasar di Indonesia yang belum terlayani dengan baik.

Saat ini, Matahari juga masih tetap melanjutkan strateginya dalam melakukan ekspansi gerai, hingga akhir tahun 2016, Matahari telah memiliki 151 gerai yang tersebar di 70 kota di Indonesia dan 1 gerai online MatahariStore.com Meningkatkan kepemilikan saham GEI menjadi 12% per tanggal 3 Januari 2017.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya