“Seluruh struktur Dewan Direksi yang ada juga telah disetujui oleh pemegang saham,” tambah dia.
Di sisi lain, Presiden Direktur Holcim Indonesia Gary Schutz menyampaikan bahwa situasi pasar di Indonesia pada kuartal pertama 2018 masih berat terutama dengan kondisi kelebihan pasokan di pasar semen.
“Namun kami tetap optimis dan berharap terjadinya peningkatan volume sebesar 6% hingga akhir tahun termasuk pertumbuhan sebesar 25% dari unit bisnis Agregat dan Bahan Bangunan khususnya produk-produk inovatif dan solusi bernilai tambah seperti SpeedCrete, ThruCrete,” kata dia.
Sebagai langkah antisipasi, perseroan akan terus melakukan efisiensi biaya dan mengambil langkah-langkah transformasi komersial. Perseroan juga berada dalam posisi yang baik berkat jaringan yang lebih luas serta kehadiran produk baru yang semakin melengkapi lini produk untuk memberikan nilai tambah dan solusi bagi pelanggan.
(Widi Agustian)