JAKARTA - Tak hanya pedagang baju atau pernak-pernik Lebaran yang menoreh keuntungan di momen Ramadan ini. Hal tersebut juga dirasakan oleh tukang cukur rambut yang keuntungannya bertambah berkali lipat saat menyambut Lebaran.
Seperti di toko cukur rambut pria di Pasar Gondangdia, rata-rata setiap harinya sebanyak 250 orang meminta rambutnya dipangkas. Dengan 9 orang tukang cukur, maka masing-masing bisa menangani 27-28 orang.
"Ramainya itu mulai di awal puasa sama menjelang Lebaran. Karena mereka mau mudik, jadi ubah tampilan biar enggak kucel," ujar Ruslan Iqbal, salah satu tukang cukur di Gondangdia kepada Okezone, Kamis (14/6/2018).
Adapun di toko ini, untuk cukur rambut orang dewasa dikenakan tarif Rp20.000. Sedangkan untuk anak-anak dikenakan tarif Rp10.000. Pada hari biasanya, kata dia, rata-rata sebanyak 100 pelanggan setiap harinya atau paling banyak di akhir pekan yang mencapai 180 orang. Saat itu omzet rata-rata Rp300.000-Rp350.000 per tukang cukur.
"Nah, kalau Lebaran gini biasanya omzetnya Rp400.000-Rp500.000 per hari (per tukang cukur)," katanya.