JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara terkait negosiasi saham PT Freeport Indonesia. Seperti diketahui, Indonesia tengah melakukan negosiasi dengan PT Freeport Indonesia untuk mendapatkan 51% saham milik perusahaan asal Amerika Serikat itu.
Menurut Sri Mulyani, saat ini proses negosiasi masih terus berlanjut. Menurutnya, dalam proses negosiasi., Pemerintah melakukannya dengan detail agar saham perusahaan tambang asal Amerika itu bisa kembali ke tanah air.
"Kita akan terus melakukan sedetil mungkin supaya kita bisa menyelesaikan," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (2/7/2018).
Ani pun enggan memastikan kapan tepatnya negosiasi itu bisa rampung. Namun yang pasti, pemerintah berharap agar negosiasi bisa cepat rampung dalam waktu dekat.
"Nanti kalau sudah ada (progres) kami sampaikan (kepada publik)," ucapnya.
Sebagai informasi sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan proses negosiasi baik divestasi hingga persoalan smelter, antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia akan selesai Juli mendatang.
Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media, Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan, penyelesaian negosiasi hanya tinggal menunggu finalisasi dokumen administrasi.
"Sekarang persiapan perjanjian. Ada di Kementerian ESDM siapkan apa, di Kementerian Keuangan siapkan apa, dan di Bu Menteri BUMN siapkan apa," katanya.
Diapun menyatakan, finalisasi mengenai negosiasi dengan perusahaan tambang Amerika Serikat ini akan selesai pada Juli.
"Tinggal finalisasi beberapa dokumen-dokumen yang harus ditandatangani. (Kira-kira) bisa Juli dari pemerintah yang akan umumin," katanya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)