Oleh karenanya, Enggar berharap keberhasilan bersama ini bisa terus terjaga pada tahun-tahun berikutnya. Di sisi lain, keberhasilan itu bisa mengubah persepsi masyarakat luas atas ketidakmampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan khususnya saat puasa dan lebaran.
"Jadi agak sulit persepsi masyarakat kok tidak naik. Ada barang naik, harga naik, itu yang biasa terjadi. Bukan sesuatu yang mudah dalam menyatukan sikap, pandangan dan pendapat dalam menjaga kestabilan harga pangan," jelasnya.
Menteri asal Kota Cirebon itu pun bahkan tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya karena harga pangan bisa stabil saat puasa dan lebaran. Apalagi, keberhasilan ini bisa dicapai dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut.
"Jadi dalam dua tahun berturut-turut, fenomena yang dianggap biasa yaitu Fenomena harga di beberapa tempat, bahkan terjadi kelangkaan, dan harga berlebihan itulah yang dianggap biasa," jelasnya