JAKARTA - Perdagangan saham 2019 akan dibuka hari ini. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat di kisaran 6.260-6.300.
Seperti diketahui, penutupan IHSG di akhir tahun 2018 juga mengalami penguatan ke level 6.194 . Penguatan ini adalah fenomena window dressing yang biasa terjadi dari akhir tahun hingga awal tahun. Fenomena ini dikaitkan dengan perombakan portfolio oleh manajer investasi sehingga terlihat menarik bagi investor khususnya asing.
“Saat bursa tutup nett buy asing tembus Rp857 miliar. Artinya kenaikan IHSG karena window dressing belum cerminkan faktor fundamental,” jelas Ekonom Indef Bhima Yudhistira kepada Okezone, Rabu (2/1/2019).
Baca Juga: OJK: Tahun Depan IHSG ke Level 7.000
Penguatan IHSG juga kata Bhima mengekor bursa saham AS Wall Street yang menguat setelah sebelumnya terkoreksi cukup dalam. Investor mulai masuk setelah harga saham di AS dijual dalam posisi murah.
Dari dalam negeri, ada proyeksi inflasi 2018 yang cukup rendah di bawah target 3,5% yoy. Inflasi yang rendah ini menjadi daya tarik investor di saat yield surat berharga tinggi.
Baca Juga: