Dolar AS Naik, Emas Berjangka Ditutup Lebih Rendah

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 18 Januari 2019 07:46 WIB
Foto: Reuters
Share :

CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih tendah pada perdagangan Kamis, di tengah dolar perusahaan AS.

Melansir Reuters, Jumat (18/1/2019), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun USD1,50 atau 0,12% menjadi ditutup pada USD1.229,30 per ounce.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya bertahan hampir tidak berubah pada 96,08. Ketika dolar naik atau tetap kuat, itu akan menekan emas, karena logam kuning menjadi kurang menarik bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp2.000/Gram

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average AS berhasil mempertahankan wilayah positif menuju penutupan pasar emas berjangka, dan memulai rally kemudian atas optimisme perdagangan China.

Jika ekuitas membukukan keuntungan logam mulia biasanya turun, karena investor tidak perlu mencari tempat yang aman.

Baca Juga: Naik Seribu, Harga Emas Antam Dijual Rp661.000/Gram

Namun, ketidakpastian seputar Brexit, dan penutupan sebagian pemerintah yang berkepanjangan di Amerika Serikat, membuat kehilangan emas, aset safe-haven.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 10,2 sen, atau 0,65%, menjadi ditutup pada USD15,536 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik USD4,4 atau 0,54% menjadi USD812,30 per ounce.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya