Presiden Jokowi Sudah Lebih Dulu Naikkan Gaji PNS

Giri Hartomo, Jurnalis
Jum'at 18 Januari 2019 21:15 WIB
PNS (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto berencana menaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) jika terpilih nanti. Hal tersebut disampaikan dalam Debat Capres pada kemarin malam.

Ekonom Indef Bhima Yudistira mengatakan, langkah yang ditempuh Prabowo untuk menaikan gaji PNS sebenarnya sudah dilakukan lebih dahulu oleh Pemerintahan saat ini. Bahkan tak hanya gaji, tunjangan hingga dana pensiun hingga Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi.

"Kalau hanya janji naikan pendapatan ASN maka ga ada bedanya dengan Pemerintahan era Presiden Jokowi yang sudah lakukan itu," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (18/1/2019).

Menurut Bhima, sepanjang empat tahun pemerintah sudah memberikan alokasi cukup besar untuk belanja pegawai. Sebagai salah satu contohnya saja pada belanja pegawai di APBN 2019.

"Pemerintah sebenarnya sudah memberikan alokasi yang cukup besar untuk belanja pegawai di APBN. Porsi belanja pegawai pada APBN 2019 mencapai 23,3% dari total belanja Pemerintah," jelasnya.

Jika melihat data tersebut lanjut Bhima, seharusnya Prabowo tidak mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi. Karena selama empat tahun belakangan, pemerintah begitu memanjakan para pegawai negeri sipil dengan berbagai fasilitas.

Okezone merangkum ada 7 kebijakan yang begitu memanjakan PNS seperti satu Pria mendapatkan cuti melahirkan selama satu bulan, kemudian kenaikan gaji sebesar 6%, kemudian ke akan THR hingga 1 kali gaji pokok.

Kemudian ada juga fasilitas rumah DP 0%, cuti lebaran yang lebih panjang. Lalu bonus THR hingga gaji ke-13 untuk Pensiunan dan yang terkahir adalah mobil dinas yang diperbolehkan dipakai mudik.

"Pemerintah sudah terlalu banyak berpihak kepada belanja pegawai," ucapnya.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya