Meski begitu, Arwan juga mengikuti tren online dengan membuka akun di sejumlah e-commerce, seperti Bukalapak dan Tokopedia.
"Mau enggak mau harus diikuti (tren online). Mana tahu ada yang nyangkut," ujar dia.
Tidak hanya Arwan, Arif juga memiliki akun di Bukalapak, Tokopedia dan Shopee. Dia bahkan menyebut pembeli online lebih banyak dibanding offline. "Larinya ke online, 70% lebih banyak," kata dia.
Tak hanya buku bekas, Arif juga menjual buku baru yang dia dapat langsung dari penerbit atau agen di lapak online miliknya.
Baca Juga: Buka Data Transaksi E-Commerce, Proses Impor Barang Online Dipermudah
Meski penjualan secara online lebih laris, Arif masih berjualan secara offline karena ingin mempertahankan toko milik ayahnya yang telah mulai berjualan sejak 1981.