JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral ESDM menggelar kegiatan One Hour University di Gedung Kementerian ESDM Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
Arcandra Tahar mengatakan bahwa revolusi industri 4.0 sangat penting di sektor energi. Hal itu dilakukan untuk industri energi Indonesia lebih atraktif.
"Revolusi industri 4.0 ini ditandai ini dengan disrupsi. Salah satunya adalah fiskal kita. Ini bertujuan untuk efektif, simpel dan accountable," ujarnya, Rabu (15/5/2019).
Baca Juga: Era Industri 4.0 Bukan Gantikan Peran Manusia
Dia menuturkan untuk bidang lain adalah di human resources. Salah satunya yakni meningkatkan pelatihan dalam pengunaan industri 4.0.
"Kita sudah lakukan training, class training, e-learning dan itu semua udah berjalan dengan baik sehingga pegawai sudah on job training 6 minggu," tutur dia.
Baca Juga: Menteri Basuki: Industri Konstruksi Wajib Kuasai Teknologi 4.0
Dia berharap agar para stakeholder di sektor energi bisa memanfaatkan revolusi industri 4.0 dalam meningkatkan bisnis. Hal tersebut dengan komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia
"Jadi nantinya bisa memanfaatkan proses bisnis di stakeholder sektor kita. Seperti kata pak Presiden Jokowi agar pengembangan SDM bisa diarahkan kepada mendapatkan manfaat atau pahami bisnis stakeholder," kata dia.
(Dani Jumadil Akhir)