Indonesia telah melayangkan gagasan memindahkan ibukota selama bertahun-tahun. Padahal Kalimantan Timur dikenal sebagai salah satu daerah yang paling rentan terhadap bencana alam yang secara rutin melanda kepulauan 17.000 pulau.
Ed Baker, seorang perencana kota yang berbasis di Singapura yang terlibat dalam proses penawaran, mengatakan studi ini termasuk memilih lokasi yang tepat berdasarkan berbagai kriteria dan juga memahami realitas keuangan, serta mekanisme investasi untuk mulai mendanai proyek seperti ini, apakah publik atau pribadi.
Pihak berwenang juga menekankan bahwa sebuah kota di lingkungan di antara hutan yang menurut pihak berwenang pada akhirnya akan dapat menampung 1,5 juta orang.
Menurutnya, air adalah hal utama yang mereka soroti. Bagaimana menyediakan air minum ke kota baru ini dan juga memahami kondisi alami situs sehingga dapat menghindari banjir dan lain lain.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)