NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) naik pada perdagangan Rabu ditopang kuatnya data ekonomi sehingga menurunkan kemungkinan Federal Reserve melanjutkan siklus pemotongan suku bunganya pada 2020.
Menurut FedWatch CME Group Fed akan memangkas suku dari level 150-175 basis poin pada pertemuan Januari 2020, 4,3% Maret dan 12% di April. Tapi melihat data ekonomi, penurunan suku bunga 50% akan tetap pada level saat ini hingga Desember 2020.
Baca Juga: Isu Brexit Picu Penguatan Dolar AS
"Intinya ekonomi AS tetap pada pijakan yang kokoh bahkan ketika seluruh dunia berjuang," tulis Analis Brown Brothers Harriman, dikutip dari Reuters, Kamis (19/12/2019).