JAKARTA - Presiden Joko Widodo bertolak ke Kalimantan Timur pada (17/12/2019) untuk melakukan kunjungan kerja. Di sana ia melakukan serangkaian agenda dalam kunjungannya ke lokasi ibu kota baru Kalimantan Timur.
Namun ada banyak hal menarik yang terjadi selama Jokowi berkunjung ke Kaltim. Dimulai dengan meresmikan Tol Balsam hingga peninjauan lokasi ibukota negara. Beberapa fakta telah Okezone rangkum terkait kunjungan Presiden ke ibukota baru Kalimantan Timur:
1. "Permisi" Ke Tokoh Masyarakat Kaltim
Dalam pertemuannya dengan tokoh masyarakat Kaltim, Presiden juga menyampaikan ingin permisi untuk masuk ke Kutai Kartai Negara (Kukar) dan ke Paser Penajam Utara (PPU) setelah keputusan pemindahan ibu kota.
“Para tokoh menyampaikan selamat datang dan mempersilakan kita untuk segera dimulai,” ungkap Kepala Negara.
Baca Juga: Presiden Jokowi: Gedung Pemerintahan Baru Mulai Dibangun Tahun Depan
2. Resmikan Tol Balikpapan - Samarinda
Usai bertemu dengan tokoh masyarakat Kalimantan Timur, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menuju Gerbang Tol Samboja, Balikpapan, Selasa (17/12) siang guna meresmikan beroperasinya pembangunan seksi II, III, dan IV Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.
Selain itu, menurut Presiden, jalan tol ini akan memperlancar konektivitas antara dua pusat pertumbuhan di Kalimantan Timur, Kota Samarinda dan Kota Balikpapan, yang merupakan kota kegiatan ekonomi bisnis.
3. Menteri Becek-Becekan dan Himpit-Himpitan
Dalam perjalanan menuju lokasi ibu kota baru tersebut, para menteri yang ikut dengan Presiden meninjau lokasi ibukota negara antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Promono Anung, dan rombongan lainnya berada dalam satu mobil. Mereka terlihat duduk berhimpitan di dalam mobil Toyota Hiace berwarna putih tersebut.
Saat tiba di lokasi peninjauan ibu kota baru, para menteri ini harus menyusuri jalanan yang becek akibat hujan. Jalanan itu pun dipenuhi dengan lumpur.
4. Hampir Masuk Jurang
Jalanan menuju lokasi Penajam Paser Utara berkelok-kelok dan masih terdapat sejumlah jalan dengan kontur tanah merah yang tak beraspal dan menghabiskan waktu selama 3 jam. Iringan-iringan mobil rombongan kepresidenan itu tak jarang melewati tanjakan dan turunan yang ekstrem saat menuju Bukit Sudarmono.
Akibat jalanan ekstrem tersebut, mobil yang membawa para menteri di Kabinet Indonesia Maju hampir terperosok masuk ke jurang saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi ibu kota baru yang berada di Penajam Paser Utara.
Baca Juga: Para Menteri Berhimpitan hingga Becek-becekan di Lokasi Ibu Kota Baru
Mobil yang ditumpangi Menteri dan rombongan lainnya cukup kesulitan untuk mendaki jalanan terjal, apalagi mobil tersebut tidak menggunakan ban yang biasa dipakai untuk menerabas jalanan tanah.
5. Rencana Gedung Pemerintahan Mulai Dibangun Tahun Depan
Presiden menginstruksikan pembangunan gedung pemerintahan untuk dimulai tahun depan.
"Pembangunan gedung-gedung pemerintahan juga sudah bisa dimulai tahun depan," kata Jokowi di akun media sosialnya.
6. Target Rampung di Tahun 2023
"Pembangunan gedung-gedung pemerintahan juga sudah bisa dimulai tahun depan, dan saya targetkan selesai tahun 2023." kata Jokowi mengutip dari akun media sosialnya, Rabu (18/12/2019).
7. Arahan Pembangunan Paralel
Kepala Negara mengarahkan pembangunan klaster ini dilakukan secara paralel. Dimulai dengan pembangunan transportasi umum, air baku, dan instalasi listrik.
8. Perintahkan Kebun Bibit 100 Hektare
Presiden Jokowi juga memerintahkan Menteri Kehutanan untuk membuat kebun bibit pada lahan kurang lebih 100 hektare. Hal ini dilakukan Presiden agar kawasan ini menjadi sangat hijau, penuh oksigen, tak ada polusi dan tak ada limbah. (Kmj)
(Rani Hardjanti)