Sepakati IA-CEPA, Presiden Jokowi: Kerjasama RI-Australia Lebih Terarah

Hairunnisa, Jurnalis
Senin 10 Februari 2020 10:34 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Setkab)
Share :

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa kunjungannya kali ini ke Australia menandai era baru hubungan Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Australia dan rencana aksi pelaksanaan kemitraan strategis komprehensif untuk 2020-2024 telah selesai.

”Ini berarti bahwa dalam 5 tahun ke depan kerja sama bilateral kita akan lebih baik dan lebih terarah,” tutur Jokowi mengutip dari keterangan Setkab, Senin (10/2/2020).

Ratifikasi perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IA-CEPA, menurut Presiden, telah selesai di antara kedua negara.

Baca Juga: Presiden Ingin Tingkatkan Investasi hingga Perdagangan RI-Australia

”Yang berarti ke depan hubungan ekonomi kedua negara secara komprehensif akan lebih maju dan harus lebih dirasakan manfaatnya oleh rakyat kedua negara,” ujarnya.

Menurut Jokowi, Indonesia mendorong agar program 100 hari implementasi dari IA-CEPA dapat dilakukan antara lain pelaksanaan Australia Business Week yang dipimpin oleh Menteri Perdagangan Australia di Indonesia, juga kunjungan sejumlah major private investor Australia ke Indonesia, dan juga kerja sama untuk pendanaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia, serta kerja sama di bidang pendidikan dalam rangka pengembangan sumber daya manusia.

“Tadi sudah disampaikan Perdana Menteri Scott Morrison mengenai akan dibukanya Monash University di Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga: Tindak Lanjuti IA-CEPA, Presiden Jokowi Ingin Tingkatkan Perdagangan RI-Australia

Melalui IA-CEPA ini, lanjut Presiden, Indonesia mengharap agar Australia dapat menjadi mitra penting, antara lain di bidang investasi untuk infrastruktur dan juga di bidang pendidikan.

”Di luar IA-CEPA kita juga membahas kemitraan kedua negara dalam konteks Indo-Pacific. Kita mengharapkan bahwa stabilitas perdamaian, kesejahteraan secara merata dapat terus tercipta dan terjaga di kawasan Indo-Pacific,” ujarnya.

Menurutnya kedua negara juga sepakat untuk bersama-sama meningkatkan kerja sama di Pasifik Selatan dengan fokus antara lain pada isu ocean dan perubahan iklim.

Setelah itu, Jokowi melakukan penandatanganan buku tamu dan dilanjutkan dengan Bilateral Meeting dan penandatanganan MoU. Usai melakukan joint press statement bersama PM Scott Morrison, Jokowi memberikan pidato di hadapan anggota parlemen Australia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya