Jokowi Tak Ingin Ada Kelangkaan Pangan di Tengah Pandemi Corona

Giri Hartomo, Jurnalis
Senin 13 April 2020 10:44 WIB
Jokowi (Foto: BPMI Setpres)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kepala daerah menjaga ketersediaan bahan pokok. Apalagi saat ini Indonesia tengah dihadapi pandemi virus corona (Covid-19) yang semakin meluas.

Baca Juga: Darurat Corona, Jokowi Minta Pemda Jaga Stok Pangan dan Daya Beli

Menurut Jokowi, ketersediaan bahan pangan sangat pangan sangat penting. Mengingat saat ini aktivitas masyarakat juga sudah mulai dibatasi untuk keluar rumah.

“Saya ingatkan lagi untuk mungkin ini pak Menteri ini pak Menteri Dalam Negeri agar menjaga Gubernur Bupati dan Walikota diingatkan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok,” ujarnya dalam rapat terbatas secara virtual, Jakarta. Senin (13/4/2020).

Baca Juga: Soal Pangan di tengah Wabah Virus Corona, Presiden Jokowi: Stok Kita Lebih dari Cukup

Jokowi juga meminta agar masing-masing daerah membuat perkiraan kondisi pangan ke depannya. Sehingga jika ada beberapa daerah yang kekurangan pangan akan langsung dipasok dari daerah yang berlebih.

Jokowi juga ingin agar harga-harga bahan pokok tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Oleh karena itu, ketersediaan stok sangat penting dalam pengendaliaan harga.

“Membuat perkiraan-perkiraan ke depan sehingga kita bisa memastikan tidak terjadi kelangkaan bahan pokok dan harga yang masih terjangkau,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, dirinya juga meminta kepada para Menterinya dan Kepala Daerah memberikan perhatian pada perigatan lembaga pangan dunia (FAO) tentang krisis pangan dunia. Mengingat, virus corona ini diprediksi akan bisa membuat kelangkaan pada bahan pokok.

“Ini peringatan dari FAO agar betul-betul kita perhatikan, kita garis bawahi mengenai peringatan bahwa pandemi Covid-19 ini bisa berdampak pada kelangkaan pangan dunia atau krisis pangan dunia. ini betul harus kita pastikan,” ucapnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya