Pengusaha Ungkap Penyebab Turunnya Aktivitas Industri Manufaktur RI

Taufik Fajar, Jurnalis
Jum'at 08 Mei 2020 18:10 WIB
Aktivitas Industri Manufaktur Indonesia Menurun. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Aktivitas industri Indonesia anjlok, tercermin dari indeks Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur Indonesia turun hingga menyentuh angka 27,5. Hal ini karena turunnya utilitas industri hingga 50%.

Menanggapi turunnya indeks PMI, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Wijaya Kamdani mengatakan, penurunan angka PMI manufaktur Indonesia sebagai dampak dari dua hal.

Pertama, berkurangnya supply bahan baku industri serta turunnya permintaan ekspor dari berbagai negara tujuan. Selain itu, penerapan PSBB yang berlaku di berbagai daerah di Indonesia turut membawa dampak pada supply dan demand sektor industri.

Baca Juga: Indeks Manufaktur RI Merosot, Jokowi Ingatkan Sri Mulyani Cs

Menurutnya, kebijakan PSBB ini juga mempengaruhi mobilitas rantai pasok bahan baku industri.

“Terdapat pembatasan pergerakan transportasi di berbagai daerah, sehingga rantai pasok dan distribusi bahan baku juga terpengaruh,” ujarnya, dalam keterangan Kemenperin, Jumat (8/5/2020).

Shinta mengatakan, Izin Operasional Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) yang diterbitkan oleh Kemenperin bertujuan agar perusahaan dapat beroperasi dalam masa tanggap darurat Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami mohon agar izin ini dihormati oleh pemerintah daerah sehingga perusahaan yang mendapatkan IOMKI dapat beroperasi,” ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya