Menperin Sebut Manufaktur RI Alami Tekanan Berat

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 20 Mei 2020 21:09 WIB
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, akibat pandemi Covid-19, industri manufaktur mengalami tekanan berat. Hal ini terlihat dari Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur Indonesia yang turun pada April 2020 hingga menyentuh angka 27,5. Penurunan PMI disebabkan karena pandemi Covid-19 mempengaruhi permintaan konsumsi domestik.

“Tentunya, pengaruhnya besar, karena selama ini konsumsi domestik mampu menyerap hingga 70% dari total produksi industri manufaktur dalam negeri,” kata dia dilansir dari laman Kemenperin, Rabu (20/5/2020).

Baca Juga: Indeks Manufaktur RI Merosot, Jokowi Ingatkan Sri Mulyani Cs

Agus menerangkan, ketika daya beli menurun, secara otomatis industri melakukan penyesuaian termasuk penurunan utilitasnya. Selain itu, beban input dari impor serta tekanan kurs juga meningkat, akibatnya output menurun signifikan.

“Oleh karena itu, kami telah memetakan sejumlah sektor industri yang terdampak Pandemi Covid-19. Dari hasil pemetaan, terdapat tiga kelompok besar, yaitu industri yang suffer, moderate, dan high demand,” tuturnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya