JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite menjadi Rp6.450 per liter dari harga sebelumnya Rp7.650 per liter.
Namun, penurunan ini tidak dirasakan secara nasional melainkan hanya di daerah tertentu saja seperti di Bali.
Untuk pelanggan Pertamina di Denpasar, Bali, bisa membeli harga khusus ini mulai 5 Juli sampai 31 Agustus 2020.
Baca Juga: Harga Pertalite Turun Jadi Rp6.450 di 50 SPBU
Berikut fakta-fakta soal penurunan harga Pertalite seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Senin (13/7/2020).
1. Harga Pertalite Turun
PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. BBM Research Octane Number (RON) 90 kini dibanderol Rp6.450 per liter. Sebelumnya harga Pertalite sebesar Rp7.650 per liter.
"Hai Pertamina Bali. Ada kabar gembira bagi kita semua. Kali ini harga BBM RON 90 (Pertalite) itu menjadi Rp6.450 per liter," tulis Instagram @pertaminabali, Selasa (7/7/72020).
2. Harga Pertalite Turun Jadi Rp6.450 di 50 SPBU
PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga terhadap harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Di mana harga BBM dengan oktan RON 90 ini dibanderol dengan harga yang sama seperti Premium, Rp6.450 per liter.
Baca Juga: Pertamina, Kok Harga Pertalite Turun Hanya di Bali?
Program Pertalite harga khusus yang diluncurkan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus di Kota Denpasar tersebut, berlaku di 50 titik SPBU sampai dengan tanggal 31 Agustus 2020.
3. Harga Khusus
Pertamina memberikan promo khusus pembelian Pertalite seharga Premium (Rp6.450 per liter). Premium tetap akan disediakan Pertamina bagi masyarakat, namun kesempatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati produk unggulan yang berkualitas dari Pertamina.
Bagi warga Bali lainnya, pengguna kendaraan pribadi roda empat (plat hitam), Pertamina tetap menyiapkan program promo yang tidak kalah menarik. Loyalty program dengan menggunakan aplikasi MyPertamina juga sedang berlangsung sampai dengan akhir Bulan Juli.
Keuntungan berupa cashback 30% maksimal Rp20.000 per hari untuk pelanggan setia Pertamina yang melakukan pembelian Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex di seluruh SPBU Pertamina dengan transaksi non tunai menggunakan LinkAja dari aplikasi MyPertamina.
4. Penjelasan Pertamina
Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), jenis Pertalite menjadi Rp6.450 per liter. Sebelumnya harga Pertalite sebesar Rp7.650 per liter.
Menurut VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman penurunan ini memang menjawab dan sejalan dengan program pemerintah daerah bali. Pasalnya Pertamina luncurkan program Langit Biru untuk mendukung program tersebut.
"Jadi ini memang program lokal untuk mendukung program pemerintah daerahnya," ujar dia kepada Okezone.
Lalu, apakah ada rencana untuk keseluruhan penurunan BBM, jenis Pertalite di seluruh Indonesia?
Fajriyah menjelaskan framework Pertamina adalah edukasi masyarakat dan mendorong penggunaan BBM lebih berkualitas dan lebih ramah lingkungan.
"Seperti yang di Bali, kami lebih ke support atau mendukung program pemerintah Bali," ungkap dia.
5. Banyak Warga Belum Tahu
Pengguna kendaraan di Denpasar, Bali, banyak yang tidak tahu adanya penurunan harga Pertalite mulai 5 Juli hingga 31 Agustus 2020. Padahal BBM dengan oktan RON 90 kini harganya sama dengan BBM jenis Premium.
Diskon Pertalite sebesar Rp1.200 ini diberikan Pertamina Buntuk mengajak warga beralih ke bbm yang ramah lingkungan. Sayanng turunnya harga Pertalite ini tidak banyak diketahui warga.
“Tidak tahu turunnya harga BBM Pertalite ini hanya diberikan khusus di Kota Denpasar,” ujar Aris Wiyanto.
Meski turun, tidak semua kendaraan dapat menikmati diskon Pertalite ini. Harga khusus Pertalite hanya diberikan untuk kendaraan roda dua, angkot dan taksi.
6. Beralih dari Premium
Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji, menyebut program langit biru bertujuan agar konsumen kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, angkot plat kuning dan taksi plat kuning yang masih menggunakan Premium, lebih peduli kepada lingkungan dengan cara menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, serta dapat merasakan keunggulan produk Pertalite.
"Dengan adanya program ini, diharapkan dapat mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan agar mau beralih ke bahan bakar yang lebih baik, rendah emisi sehingga tercipta pengurangan polusi udara dan lingkungan yang sehat minimal dengan melakukan pembelian produk Pertalite," katanya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)