Libur Akhir Tahun Dipangkas, Penutupan Bursa Saham Bagaimana?

Aditya Pratama, Jurnalis
Rabu 02 Desember 2020 10:50 WIB
saham (Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk memangkas libur akhir tahun sebanyak tiga hari. Pemangkasan libur tersebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tengah penyebaran Covid-19.

Pemangkasan libur akhir tahun ini juga akan mempengaruhi penutupan akhir tahun dan pembukaan awal tahun perdagangan pasar modal Indonesia. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi menyebut hal tersebut belum diputuskan karena masih dalam pembahasan.

 Baca juga: Wajib Dijalani, 5 Tips Aman Tidak Terpapar Covid-19 saat Libur Akhir Tahun

"Belum putus (jadwal penutupan dan pembukaan bursa), masih kita diskusikan dan juga menunggu kliring Bank Indonesia (BI)," ujar Inarno saat dihubungi MNC Portal, Rabu (2/12/2020).

Inarno menambahkan, kliring BI akan menjadi patokan untuk BEI menentukan kapan waktu penutupan akhir tahun dan pembukaan awal tahun perdagangan di bursa.

 Baca juga: Cuti Bersama Dipangkas 3 Hari, Netizen: Mama Saya Butuh Liburan

"Tergantung kliring BI ya, kalau BI kliring terbatas di 31 (Desember), ya kita penutupan di 30 Desember dan buka di tanggal 4 (Januari 2021)," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan memangkas libur akhir tahun sebanyak tiga hari yaitu tanggal 28, 29 dan 30 Desember 2020.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) PMK, Muhadjir Effendy seusai rapat internal menteri. “Intinya kita sesuai arahan Presiden memutuskan bahwa ada libur Natal dan Tahun Baru. Masih tetap ada. Ditambah pengganti Idul Fitri satu hari,” ujarnya, Selasa (1/12/2020).

Dia mengatakan cuti bersama Natal akan tetap libur di tanggal 24 Desember. Kemudian tanggal 25 Desember juga tetap libur karena Hari Raya Natal. Sementara tanggal 26 dan 27 Desember merupakan hari Sabtu dan Minggu yang otomatis libur.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya