JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi bergerak ke zona hijau. Sebelumnya, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 31 poin atau 0,5% ke 6.109,17 atau 6.109.
Analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji mengatakan berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada 6.064.55 hingga 6.195.15.
Baca Juga: Tak Mampu Keluar dari Zona Merah, IHSG Setop di 6.109
Sedangkan, indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal negatif.
"Meskipun demikian, terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Kamis (28/1/2021).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut :
1. BEST
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 148 – 153, dengan target harga secara bertahap di level 163, 198 dan 234. Support: 148 & 136.
2. INTP
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 14200 – 14300, dengan target harga secara bertahap di level 14875, 17250 dan 19625. Support: 13850 & 13075.
3. MAIN
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level level 685 – 710, dengan target harga secara bertahap di level 755, 785, 810 dan 915. Support: 660 & 625.
4. MNCN
Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 1060 – 1100, dengan target harga secara bertahap di 1160, 1390 and 1620. Support: 1060 & 985.
5. MYOR
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 2750 – 2840, dengan target harga secara bertahap di 2880 dan 2950. Support: 2730.
6. SMGR
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 11125 – 11575, dengan target harga secara bertahap di level 11900, 11300, 12625 dan 13950. Support: 10700 & 9925.
(Dani Jumadil Akhir)