Saham Sektor Konsumer Bakal Gacor Jelang Ramadan dan Lebaran

Aditya Pratama, Jurnalis
Jum'at 19 Maret 2021 18:33 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Menjelang Ramadan dan Lebaran, saham sektor konsumer diprediksi akan mengalami peningkatan. Outlook sektor konsumer perlahan meningkat, dimana pada Februari 2021 Bank Indonesia merilis konsumer confidence index yang meningkat, dari posisi Januari 84,9 dan sekarang pada posisi 85,8.

Founder & CEO Finvesol Consulting, Fendi Susiyanto mengatakan, selain outlook saham sektor konsumer yang perlahan meningkat, diperkirakan pada bulan ramadan hingga lebaran nanti sektor tersebut akan kembali bergairah.

Baca Juga: Minat Masyarakat Investasi Pasar Modal Masih Rendah, Kenapa Ya?

"Nampaknya sepanjang bulan Ramadan atau lebaran nampaknya sudah mulai bergairah kembali, karena kita melihat aktivitas-aktivitas atau konsumer confidence telah mengalami peningkatan," ujar Fendi dalam acara 2nd Session Closing Market IDX Channel, Jumat (19/3/2021).

Fendi menambahkan, menurut analisisnya ketika perekonomian mulai pulih kembali sektor komoditi akan yang mengalami peningkatan pertama kali dan pada awal tahun sektor komoditi mengalami peningkatan yang luar biasa.

Baca Juga: Gaet Investor Baru, BEI Siapkan 4 Terobosan Baru

"Seperti pertambangan, agribisnis, minyak dan segala macam, itu mengalami peningkatan yang signifikan dan itu dimanfaatkan pelaku pasar dengan sedikit meninggalkan sektor konsumer yang selama ini menjadi sektor defensif," kata dia.

Dia juga menyebut, pada tahun ini nampaknya masyarakat sudah mulai terbiasa dengan kondisi new normal dan diharapkan sektor konsumer mulai bulan ini juga mengalami kenaikan.

"Diharapkan di bulan Maret akan terlihat secara signifikan ada potensi kenaikan konsumer confidence dan bisa kembali ke level 92 atau 100 dan sektor konsumer akan kembali atraktif," ucapnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya