CEO Apple di Pengadilan Buka-bukaan soal App Store Tanpa Kendali Akan Sangat Kacau

Agregasi VOA, Jurnalis
Minggu 23 Mei 2021 07:49 WIB
Apple (Foto: Reuters)
Share :

Dalam pemeriksaan silang, Cook berdebat dengan kuasa hukum Epic, Gary Bornstein, tentang profitabilitas atau perolehan keuntungan App Store-nya.

Cook membantan anggapan Epic bahwa margin keuntungan pada aplikasi mencapai sekitar 80%, tetapi angka pastinya tidak diungkapkan dalam sidang pengadilan ini karena asas kerahasiaan.

Eksekutif Apple itu mengatakan kepemilikan sistem pembayaran yang dipermasalahkan Epic itu dibuat demi kenyamanan konsumen, lebih dari sekedar soal keuntungan. “Kami senantiasa meletakkan pengguna aplikasi sebagai pusat dari semua yang kami lakukan. “Ini tidak ada hubungannya dengauang,” kata dia.

Dalam kesaksiannya, Cook membela kebijakan Apple yang melarang aplikasi yang mengarahkan konsumen ke platform-platform lain untuk membeli aplikasi berlangganan atau kredit bagi games atau layanan lain. “Ini akan mirip dengan iklan Best Buy, bahwa Anda dapat pergi ke Apple Store di seberang jalan untuk membeli iPhone,” ujar Cook.

Baca Juga: Apple Wajibkan Pengunjung Pakai Masker saat Masuk Toko

Epic, pembuat video game Fortnite yang sangat populer, berusaha memaksa Apple membuka pasar bagi pihak ketiga yang berupaya menghindari prosedur dan komisi Apple hingga 30%.

Apple mengeluarkan Fortnite dari App Store-nya tahun lalu setelah Epic menolak pembagian pendapatan dengan pembuat iPhone itu.

Apple tidak mengizinkan pengguna perangkat populernya untuk mengunduh aplikasi dari mana saja kecuali App Store-nya, dan para pengembang harus menggunakan sistem pembayaran Apple, di mana Apple mengenakan biaya atas layanan itu.

Tim kuasa hukum Epic juga mempertanyakan pengaturan yang dilakukan Apple dengan Google agar menjadi mesin pencari utama untuk browser Safari milik pembuat iPhone, bidang lain yang juga sedang dikaji oleh pejabat-pejabat anti-trust.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya