Pertamina International Shipping Kantongi Laba Rp1,1 Triliun di 2020, Naik 126%

Rina Anggraeni, Jurnalis
Senin 14 Juni 2021 11:23 WIB
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTAPT Pertamina International Shipping mengantongi pendapatan usaha sebesar USD598,86 juta atau melonjak 121% dibandingkan perolehan yang sama di tahun sebelumnya sebesar USD493,97 juta. Kenaikan tersebut berhasil mendongkrak laba usaha perseroan yang meningkat 146% dari USD67,62 juta di 2019, menjadi USD98,83 juta di 2020.

Baca Juga: Pertamina Internasional Shipping IPO, Ini Keuntungannya

Di sisi lain, EBITDA PIS meningkat 206% dari USD80,16 juta di 2019, menjadi USD164,77 juta. Alhasil, kondisi tersebut membuat laba tahun berjalan juga ikut melonjak 126% dari USD66,58 juta di 2019 menjadi USD83,70 juta di 2020.

"Realisasi Laba Bersih Audited Perusahaan pada tahun 2020 meningkat utamanya disebabkan oleh usaha optimasi operasi yang dilakukan. Kenaikan beban operasi berbanding lurus dengan kenaikan pendapatan secara proporsional. Adapun kenaikan Beban Umum & Administrasi dipengaruhi oleh meningkatnya biaya terkait human capital seiring dengan perluasan struktur organisasi dan biaya konsultansi untuk proses restrukturisasi," tutur Direktur Keuangan Pertamina International Shipping Diah Kurniawati di Jakarta, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Erick Thohir Ingin Pertamina International Shipping Jadi Pemain Global

Kenaikan laba bersih tersebut juga membuat posisi ekuitas perseroan ikut terdongkrak dari USD263,65 juta di 2019 menjadi USD347,33 juta di 2020. Sementara untuk aset di tahun lalu tercapai USD548,36 juta atau naik dari tahun sebelumnya sebesar USD419,06 juta.

Di sisi lain total liabilitas perseroan untuk 2020 tercatat mencapai USD201,02 juta atau meningkat dari 2019 yang tercatat sebesar USD155,40 juta. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya utang usaha seiring dengan meningkatnya beban operasi.

Dari aspek aset perusahaan, Total Aset Audited 2020 meningkat disebabkan oleh adanya penambahan Asset Under Construction (2 VLCC New Building). Selain itu, kenaikan aset juga dipengaruhi oleh meningkatnya Kas dan Setara Kas dan pencatatan Aset Hak Guna sebagai salah satu dampak penerapan PSAK 73.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya