Kasus Covid-19 Naik Terus, PPKM Mikro Belum Efektif?

Michelle Natalia, Jurnalis
Jum'at 25 Juni 2021 10:37 WIB
Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia kembali mencetak rekor. Melonjaknya kasus covid-19 dinilai karena kurang efektifnya pemberlakuan PPKM mikro.

Ekonom sekaligus Direktur Center of Economics and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa skenario terbaik adalah lockdown selama 14 hari.

Baca Juga: PPKM Mikro Paling Efektif Tekan Lonjakan Kasus Covid-19

"Skenario lockdown relatif lebih murah baik dari sisi ekonomi maupun anggaran dibanding PPKM mikro," ucap Bhima kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Jumat(25/6/2021).

Dia menyebutkan, lockdown memang menurunkan ekonomi pada kuartal III, tetapi jika dilakukan pengawasan efektif maka kuartal IV ekonomi Indonesia bisa tumbuh solid.

"Seperti China yang melakukan lockdown, ekonominya sempat turun -6,8% pada kuartal I 2020, tapi positif di kuartal ke II sebesar 3,2% dan berlanjut hingga terakhir kuartal I 2021 ekonomi China tumbuh menakjubkan sebesar 18,3%," ungkapnya.

Baca Juga: Pilih PPKM Mikro, Jokowi: Pengendalian Covid-19 Tanpa Mematikan Ekonomi

Sementara itu, sambung Bhima, uji coba PPKM yang existing menimbulkan optimisme pemulihan yang semu. Masyarakat masih tetap bisa makan di tempat restoran meski ada pembatasan max 25% dan jam 8 malam, tapi cara-cara ini tidak efektif.

"Ketika ledakan kasus masih terjadi maka kepercayaan konsumen kembali turun, secara biaya model buka tutup seperti itu mahal. Pelaku usaha sepanjang Februari-Mei 2021 kan sudah mulai ekspansi lagi, tapi ada ledakan kasus maka balik lagi turunkan ekspektasi pemulihan sepanjang tahun," tambah Bhima.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya