Terbangunnya Bendungan Ciawi akan mereduksi banjir sebesar 111,75 m3/det. Sedangkan progres pembangunan Bendungan Ciawi saat ini mencapai 79 persen. Selain Bendungan Ciawi, juga dibangun Bendungan Sukamahi dengan volume tampung sebesar 1,68 juta m3 dan luas area genangan 5,23 hektar. Terbangunnya Bendungan Sukamahi akan mereduksi banjir sebesar 15,47 m3 /det dan saat ini progresnya telah mencapai 81,083 persen.
Di wilayah hilir Jakarta dilakukan normalisasi Sungai Ciliwung, BBWS Ciliwung Cisadane Ditjen SDA juga telah menyelesaikan penambahan pintu air Manggarai dan Karet, serta saat ini akan dilanjutkan dengan penyelesaian pembangunan Sodetan Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur. Konstruksi Sodetan ini berlokasi Kotamadya Jakarta Timur, Kecamatan Jatinegara (awal Sodetan di kali Ciliwung kelurahan Bidara Cina, akhir Sodetan di kali Cipinang atau Kanal Banjir Timur kelurahan Cipinang Besar Selatan. Sodetan Sungai Ciliwung ke KBT, terdiri dari 3 bangunan utama, yaitu Inlet, terowongan pembawa dan Outlet, dan direncanakan akan mengalirkan debit banjir dari sungai Ciliwung sebesar 60,00 m³/det ke Kanal Banjir Timur.
Debit banjir di Pintu Air Manggarai dengan dibangunnya Bendungan Ciawi (Cipayung) dan Bendungan Sukamahi adalah 577,05 m³/det, bila dikurangi dengan debit yang dialirkan ke Sodetan Kanal Banjir Timur 60,00 m³/det maka debit di Pintu Air Manggarai sebesar 517,05 m³/det., atau sekitar 11,9 persen serta dengan pergeseran waktu puncak banjir kira-kira 2 jam.
(Dani Jumadil Akhir)