Adapun kesalahan yang dilakukan adalah saat keluarganya sedang kedatangan tamu lalu Mukesh dan Anil memakan makanan yang disiapkan untuk para tamu dan melompat ke sofa.
Ayahnya menertawakannya pada saat itu, namun pada hari berikutnya ayahnya membawa Mukesh dan Anil ke garasi hanya dengan air dan roti, dan berkata bahwa mereka harus bertobat. Mukesh yang saat itu berusia 10 tahun saat itu belajar dari kesalahan dan tidak pernah nakal ketika ada tamu yang datang lagi.
Kemudian dikisahkan, meskipun emosi Dhirubhai dulu membara, Mukesh menyebut hal ini kemudian berubah. Dia dan ayahnya menikmati hubungan dekat. Dengan air mata berlinang, Mukesh menjelaskan bagaimana dia menyaksikan ayahnya mengidap penyakit stroke pertama kali, dimana saat itu mereka sedang menonton kriket pada 16 Februari 1986.
Pada saat itu, Dhirubhai memberi tahu dirinya bahwa punggungnya sakit dan tiba-tiba dia jatuh pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Dokter mengatakan kepada keluarga bahwa 24 jam ke depan akan menjadi kritis.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)