Hal ini berbeda dengan yang terjadi oleh pelaku usaha di Indonesia. Mereka seringkali terhambat biaya logistik yang tinggi karena mengirimkan barang dalam jumlah kecil.
"Nah problem kita itu, UMKM kita misal mengirimkan barang ke luar ritel ekspor itu selalu besar di ongkos. Itu satuan unit kecil sementara dari luar, China mereka datang kontainer sangat banyak biaya logistik jadi murah," pungkas Teten.
(Feby Novalius)