JAKARTA – Raja minyak goreng di Indonesia. Minyak goreng sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Namun harga minyak goreng terus melonjak naik.
Tercatat selama bulan Desember 2021 minyak goreng kelapa sawit terus naik mencapai Rp20.000/liter. Hal itu tentunya sangat memberatkan dan banyak dikeluhkan masyarakat. Kenaikan tersebut disebabkan karena kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO) dunia.
Padahal Indonesia tercatat sebagai produsen terbesar minyak sawit (CPO) dunia. Bahkan perkebunan kelapa sawit di Indonesia bisa mencapai ratusan ribu hektare baik di Sumatera, Kalimantan, bahkan Papua.
Dan berikut raja minyak goreng di Indonesia yang telah dirangkum Okezone dari berbagai sumber, Kamis (30/12/2021).
1. Anthony Salim
Pemilik Indofood ini juga mengeluarkan minyak goreng kemasan. Melalui Indofood Agri Resources Ltd.
Anthony Salim memproduksi minyak goreng antara lain Bimoli, Delima, dan Happy.
2. Keluarga Widjaya
Selain menduduki peringkat kedua daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes tahun 2021. Keluarga Widjaya melalui Grup Sinar Mas juga menjadi produsen minyak goreng terbesar di Indonesia.
Produk yang minyak goreng tersebut yang paling terkenal diberi nama Filma.
3. Bachtiar Karim
Bachtiar Karim merupakan pemilik Grup Musim Mas yang juga memiliki perusahaan sawit terbesar di Indonesia.
Dari perusahaannya tersebut dia memiliki total kekayaan USD3,5 miliar atau setara Rp50 triliun. Produk minyak gorengnya antara lain Sanco, Voila dan Amago.
4. Martua Sitorus
Melalui perusahaan yang didirikannya tersebut Wilmar, Maratua Sitorus juga telah memproduksi minyak goreng kemasan dengan merek Fortune dan Sania.
Penjualan minyak goreng tersebut pada kuartal 1 tahun 2021 dapat menyumbangkan Rp49,06 miliar dari total kekayaannya mencapai Rp40,75 triliun.
5. Sukanto Tanoto
Sukanto Tanoto adalah pendiri Royal Golden Eagle International (RGEI). Perusahaan yang sudah go international itu memiliki usaha di berbagai industri termasuk juga minyak kelapa sawit.
Melalui Asian Agri and Apical, dia produk minyak goreng dengan merek Camar. Dan dia juga merupakan pengusaha terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai USD2,3 miliar (Rp32,89 triliun).
(Taufik Fajar)