JAKARTA - Menciptakan resolusi keuangan bisa dilakukan siapa saja. Meski begitu, cara yang tepat diperlukan agar resolusi tersebut dapat tercapai secara realistis.
Membuat resolusi keuangan yang baik, artinya merencanakan dengan fokus awal tujuan akhir. Kemudian, barulah tujuan akhir tersebut dipecah menjadi berbagai resolusi keuangan per tahunnya.
Dengan kata lain, resolusi keuangan juga memerlukan tujuan akhir sebagai visi dan target-target sebagai misi.
Baca Juga: Tips Investasi Emas ala Yusuf Mansur, Emak-Emak dan Milenial Wajib Baca Ini
Hal ini disampaikan Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE), Mike Rini Sutikno yang bicara soal resolusi keuangan 2022 dalam Special Dialogue Okezone.
Menurutnya, kebanyakan orang memang melakukan evaluasi keuangan tahunan atau resolusi. "Jadi, tujuan yang jangka panjang tadi sebenarnya di-breakdown per tahunnya," ujarnya, Senin (3/1/2022).
Mike mencontohkan, bila saat ini berusia 35 tahun dan menetapkan target dana pensiun sebesar Rp1 miliar pada usia 55 tahun. Dengan rentang 20 tahun, setiap tahunnya perlu dievaluasi besar tabungan untuk mencapai target tersebut.
"Nah, pencapaian tiap tahunnya itu kan bergerak maju sedikit demi sedikit menuju goals besar tadi," tambah Mike.
Baca Juga: Belajar Atur Keuangan, Simak 4 Cara Mudah di Sini
Menurut Mike, tidak memerlukan "tenaga sebesar gajah" untuk mewujudkan target besar dari resolusi keuangan. Dengan mencicil resolusi tahunan, tidak perlu terlalu pusing memikirkan datangnya uang Rp1 miliar secara tiba-tiba.