Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Sulitnya Restrukturisasi BUMN Karya, Punya Utang Ratusan Triliun Rupiah hingga Anak Cucu Bermasalah

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 22 Agustus 2026 |08:38 WIB
5 Fakta Sulitnya Restrukturisasi BUMN Karya, Punya Utang Ratusan Triliun Rupiah hingga Anak Cucu Bermasalah
5 Fakta Sulitnya Restrukturisasi BUMN Karya, Punya Utang Ratusan Triliun Rupiah hingga Anak Cucu Bermasalah (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Proses restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya menemui banyak hambatan. Mulai dari utang ratusan triliunan Rupiah hingga anak-cucu perusahaan yang bermasalah.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria buka-bukaan soal rumitnya restrukturisasi BUMN Karya. 

Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta restrukturisasi BUMN Karya, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

1. Utang Ratusan Triliun Rupiah

Dony menyatakan, program penyehatan korporasi di sejumlah BUMN Karya tergolong cukup pelik. Hal tersebut dipicu oleh tingginya tumpukan utang yang disebut mencapai ratusan triliun Rupiah serta kompleksitas persoalan bisnis yang membelit masing-masing perseroan.

“Utangnya besar-besar, masalahnya ini tidak hanya di level holding, tetapi dia punya anak-anak perusahaan juga bermasalah,” ungkap Dony di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

2. Anak-Cucu Perusahaan Bermasalah

Kondisi ini kian rumit karena beban utang dan benang kusut bisnis tersebut telah merembet ke lini anak hingga cucu usaha perusahaan.

"Bisa bayangkan masing-masing punya anak perusahaan lebih dari 20. Jadi dengan begini sebetulnya bisa membayangkan seperti apa kita bekerja menyelesaikan satu per satu," kata Dony.

"Di masing-masing karya itu punya anak lagi kan. Ada cucu. Semuanya bermasalah juga. Jadi kita mesti bereskan itu one by one, satu per satu, satu per satu. Inilah yang memakan waktu," sambungnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement