Krisis Batu Bara, Erick Thohir Bersih-Bersih Anak Usaha PLN

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Kamis 06 Januari 2022 16:33 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir sudah mewanti-wanti krisis batu bara (Foto: Okezone.com/Kementerian BUMN)
Share :

JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir mengkaji anak usaha PT PLN (Persero), PT PLN Batu bara. Erick Thohir mewanti-wanti keberadaan anak usaha justru memperpanjang rantai birokrasi yang ada di PLN. Karena itu, pemegang saham ingin mengurangi jumlah anak dan cucu PLN, terlebih perusahaan yang memang tidak diperlukan.

"Jadi PLN Batu bara, anak usaha, kalau kita visi ke depan Kementerian BUMN kita selalu ingin mengurangi jumlah anak cucu perusahaan, apalagi yang tidak diperlukan," ujar Erick, Kamis (6/1/2022).

Baca Juga: Buat Direktur PLN, Erick Thohir Tak Ingin Lagi RI Krisis Batu Bara dan LNG

Meski begitu, Kementerian BUMN belum memutuskan PLN Batu bara akan dibubarkan atau justru dimerger dengan anak usaha PLN lainnya.

Erick sendiri baru mencontohkan, PT Energi Management Indonesia (EMI) yang awalnya berdiri sendiri, kini digabungkan menjadi anak usaha PLN. EMI pun ditugaskan melakukan audit terhadap program energi baru terbarukan (EBT). Dia juga mengeluarkan keputusan moratorium terhadap pembentukan anak dan cucu usaha BUMN saat ini.

Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Penyebab PLN Krisis Batu Bara

"Ini (PLN Batu bara) salah satu yang akan kita tinjau, apakah perusahaan akan dimerger atau ditutup atau apa pun, belum mengambil keputusan karena tidak mungkin mengambil keputusan mendadak. Ini yang kita sedang pelajari dan bukan tidak mungkin berapa banyak lagi anak-anak usaha PLN yang harus kita kurangi," kata dia.

 

Di lain sisi, Erick berencana membentuk subholding pelayanan atau ritel dan subholding pembangkit di PLN. Menurutnya, PLN telah memiliki direktur pemasaran pertama sepanjang berdirinya perusahaan. "Agar pelayanan ke masyarakat harus benar, jangan sampai masyarakat dirugikan,"

Terkait subholding pembangkit, Erick tak ingin ada tumpang tindih dalam persoalan pembangkit dan batu bara. Dia pun meminta harus adanya satu kesatuan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya