JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Ramson Siagian menyoroti pengelolaan Blok Minyak dan Gas (migas) Coastal Plains and Pekanbaru (CPP) di Riau.
Menurutnya, pengelolaan produksi minyak di blok tersebut tidak maksimal.
Blok CPP dikelola oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Bumi Siak Pusako (BSP) dalam skema Badan Operasi Bersama (BOB).
BACA JUGA:Usai Terbakar, Proyek Pertamina CPP Gas Gundih Di-Shutdown
Per 9 Agustus 2022 mendatang, blok CPP bakal dikelola 100% oleh PT BSP.
“Saya peroleh data ada penurunan produksi minyak. padahal di satu sisi ada tren kenaikan harga minyak. Tentunya kalau berlanjut turun produksi maka kita tidak bisa mengoptimalkan tren ini,” ujar Ramson dalam keterangannya, dikutip dari laman DPR, Rabu (16/2/2022).
Oleh karena itu, ia mengimbau SKK Migas dapat melakukan pengarahan.
Serta Dirjen Migas ikut membantu supaya dapat mematok regulasi yang tepat.