JAKARTA - Warung kopi (warkop) viral di AS yang beri nama NYC ini diserbu warga yang penasaran untuk menikmati menunya.
Melansir VOA, tak hanya, warga asal Indonesia yang datang, beberapa pengunjung dari berbagai negara ikut mencoba.
Seorang warga New Jersey bernama Spencer menyebut harga untuk berbagai menu di warkop NYC cocok dengannya.
"Rasanya yang gurih, harga, semuanya sempurna," kata Spencer.
BACA JUGA:Viral Orang Indonesia Buka Warkop di New York, Jual Indomie Rp43 Ribu Gorengan Rp100 Ribu
Dia juga mengatakan, kalau penasaran dengan menu warkop NYC ketika sedang mencari makanan cepat saji.
"Saya sedang jalan-jalan mencari makanan cepat, saya tertarik ke sini, saya tidak tahu kedai ini baru buka hari ini," jelasnya.
Adapun pengunjung bernama Bogdan Truchanowicz yang merupakan Diaspora Indonesia memberikan nilai 1000 untuk menu makanan di warkop NYC.
"Makanannya enak sekali, saya beri nilai 1000 dari 100, saking enaknya," ucapnya.
Kemudian, pengunjung bernama Kissy Truchanowicz yang juga Diaspora Indonesia sangat antusias sangat ada warkop ala Indonesia buka di AS.
"Berasa kayak di Jakarta," ungkapnya.
Lalu, seorang wartawan New York Tingyi Hsu mengaku sangat menyukai bumbu dari mi instan Indonesia tersebut.
"Enak, saya suka sausnya," bebernya.
BACA JUGA:Viral Orang Indonesia Buka Warkop di New York, Jual Indomie Rp43 Ribu Gorengan Rp100 Ribu
Diketahui, warkop NYC didirikan oleh anak-anak muda Indonesia.
Warkop ala Indonesia bernama NYC ini berlokasi di Manhattan, New York.
Pendiri utama dari warkop tersebut bernama Omar K Prawiranegara.
Namun, Omar tak sendiri, dia dibantu dengan teman-teman lainnya untuk memperkenalkan warkop di AS.
"Karena orang nanya kalau Indonesia apa yang ada di kepala? Batik, kopi, gamelan, rendang itu kan tradisional kita pengen, kalau yang bisa dilihat sekarang kan kita pengen ngebawa warkop yang di Indonesia ke budaya yang di sini," jelas Omar.
Menurutnya, warkop menjadi salah satu identitas Indonesia yang ingin dia kenalkan ke mata dunia.
Bahkan, di dalam warkopnya, Omar memasang berbagai pernak-pernik khas Indonesia. Ada wayang golek, batik, hingga foto warkop yang berlokasi di Indonesia.
"Ditambah secara kota kan mirip, New York nih pusatnya kan, karena segala sesuatu yang masuk di New York atau LA tuh kadang lebih mudah masuk ke setiap yang lain," ucapnya.
Kemudian, teman Omar yang juga turut dalam pendirian warkop tersebut Teguh Chandra menambahkan kalau dia ingin membawa makanan yang luar biasa dari Indonesia ke AS.
"Dan kita juga mau menunjukkan bahwa kita punya sesuatu makanan yang luar biasa dan budaya yang luar biasa gitu," jelasnya.
Teguh pun mengaku akan menambah menu baru khas Indonesia lainnya karena melihat antusias yang begitu besar dari warga di AS terhadap warkopnya.
"Kita juga ngeliat feedback dari tamu-tamu kita bukan gak mungkin kita akan nambah tamu lebih banyak lagi," tambah Omar.
(Zuhirna Wulan Dilla)