"Untuk sektor energi, pemerintah sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif, pertama-tama, kami sudah memperhitungkan secara matang dampaknya terhadap subsidi, sisi positifnya kenaikan harga minyak bisa mendongkrak PNBP," tambah Wempi.
Sehingga, saat ini pemerintah menyiapkan hitung-hitungan, skenario bilamana kondisi hasil perhitungannya negatif, maka pemerintah akan mencari cara menutupi kekurangan anggarannya. Sementara jika hasilnya positif, pemerintah bisa memanfaatkan windfall-nya.
Sementara untuk mencegah inflasi harga pangan, pemerintah terus bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga terkait seperti Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian untuk mengkalibrasi kebutuhan domestik.
"Ini memang kami perkirakan akan ada shock dalam waktu 3-4 bulan ke depan, namun kami sendiri berupaya memastikan bahwa stok dan logistik aman, lancar, dan terkendali, alternatif penyediaan harga bahan pangan pun sudah kami pikirkan," pungkasnya.
(Taufik Fajar)