JAKARTA - Sejumlah pedagang takjil di kawasan Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat menaikkan harga jual dagangan mereka di tengah meroketnya harga minyak goreng.
Salah satu pedagang takjil bernama Marti (50) mengaku dirinya biasa menjual aneka gorengan seperti tahu goreng, martabak telur, hingga bakwan seharga Rp2.000 untuk satu jenisnya.
"Ini Rp2.500 semua (gorengan). Sekarang minyak udah ampun-ampunan naiknya, mau gak mau ini," ujarnya saat ditemui MNC Portal Indonesia, Minggu (3/4/2022).
BACA JUGA:Raup Cuan di Bulan Ramadan, Coba Jualan Takjil Unik Ini
Senada dengan Marti, penjaja takjil lainnya, Nur (23) juga menaikkan harga dagangan mereka. Risol bihun dan tempe goreng dihargai Rp5.000 untuk 3 jenis
"Semua yang goreng-goreng mau nggak mau naik harganya. Kecuali nih lontong isi nggak, minuman masih Rp5.000," katanya.
Meski harganya naik, nyatanya lapak Marti dan Nur masih diserbu warga.
BACA JUGA: Asyik, Pasar Takjil di Malang Diizinkan Jualan Selama Ramadan
Kawasan Pasar Benhil memang dikenal sebagai 'surga'nya jajanan pasar dan takjil selama bulan Ramadan.
"Alhamdulillah mungkin pembeli ngerti ya karena minyak masih mahal, awal-awal kita ribut sendiri, ini minyak gimana, tapi ujungnya terima aja, mau gimana lagi," kata Nur.
(Zuhirna Wulan Dilla)